Judi Poker Domino 99 Online Agen Poker Domino QQ Online

Agen Poker Domino QQ Online Agen Judi BandarQ Poker Domino Online Indonesia Agen Togel Nasional Online Bandar Poker BandarQ Online ituPoker Judi Poker Domino 99 Online Bandar Ceme Terpercaya Bandar Ceme Terpercaya Bandar Ceme Terpercaya Bandar Ceme terpercaya Bandar Judi Togel Online Terpercaya

Cerita Sex Kekasih yang Kusayangi

Discussion in 'Cerita Dewasa' started by mayaak, Feb 14, 2019.

Tags:
  1. mayaak

    mayaak Active Member

    [​IMG]

    Cerita Sex Kekasih yang Kusayangi – Saya seorang murid SMU Negeri kelas 2. Umurku 17 tahun dan mempunyai seorang kekasih yang berumur 19 tahun. Pacar saya sudah bekerja di X properti dan mengambil kuliah sore di Y.

    Suatu saat saya dan pacar saya (bernama Wanda) menonton film Titanic di Mall Taman Anggrek. Film pun dimulai, dan saya pada waktu itu sedang sedikit marah sama dia. Dia bertanya “Kenapa sih kamu dari tadi diam saja?” Saya pun diam saja dan pura-pura tidak mengacuhkan.

    Mungkin lama-lama dia kesal, dan semakin mendekati saya dan langsung mencium bibir saya. Saya pun kaget dan berpikir tidak biasanya pacar saya agresif begini. Saya pun bingung dan akhirnya lunak, lalu berbicara seperti biasa dengannya. Seiring dengan adegan film yang romantis, ciuman kita pun semakin menjadi-jadi. Lama kelamaan saya semakin mendekati dia. Dia menaruh kedua kakinya di atas paha saya. Selama di bioskop tidak banyak yang dapat kita lakukan. Saya hanya berusaha memainkan tangan saya ke daerah kemaluannya yang dibawah. Berkali-kali saya gosokkan tangan saya agar dia terangsang, karena dia memakai jeans. Tiba-tiba dia langsung menjauhi saya dan duduk seperti biasa, jelas saya bingung. Saya bertanya, “Kenapa kamu?” Dia bilang, “Lihat dong keatas!” (kita duduk di barisan paling belakang), kontan saya kaget. Ternyata kita telah disaksikan beberapa penjaga bioskop yang kebetulan ada di atas kita. Saya dan pacar saya malu sekali. Terpaksa adegan yang sebentar lagi seru itu kita tunda.

    Akhirnya film habis dan saya harus mengantarkan dia pulang. Beberapa kali saya sengaja memperlambat mobil dan menunda waktu perpisahan saya, dengan harapan adegan seperti tadi akan terulang. Ternyata dia bersikap biasa saja dan hanya mengobrol. Karena ingin membuat suasana yang lebih tegang, saya beranikan menaruh tangan saya di pahanya, dia diam saja. Tetapi mesin memaksa saya untuk memindahkan gigi. Dia hanya mengobrol biasa seakan-akan tidak ada nafsu apa-apa. Akhirnya kita sudah sampai di depan rumahnya. Seperti biasa saya masuk dulu ke rumahnya. Dia bilang ke saya, “Kamu masuk saja ke kamar saya dulu, saya mau buat minum dulu buat kamu.” Saya pun masuk ke kamarnya dan langsung tidur di kasurnya. Saya mengantuk dan sudah kehilangan gairah. Saya pikir sudah tidak mungkin terulang lagi. Ternyata saya salah.

    Dia akhirnya masuk dan membawa minum buat saya dan saya lihat dia juga membawa VCD. Dia bilang, “Kamu mau nonton nggak?” Saya iseng menjawab, “Akh film biasa nggak mau, maunya BF.” Dia hanya tersenyum dan berkata, “Coba saja setel.” Saya pun menyetel dan ternyata itu film yang berbau porno. Saya bilang “Kamu kok berani? Nanti kalau ada yang masuk gimana?” Katanya kakaknya tidak akan pulang sampai besok dan kedua orang tuanya lagi di Swiss.

    Kita pun menyaksikan adegan itu. Mungkin karena dia sudah pernah menontonnya, jadi dia kurang memperhatikan filmnya, dan bersender di dada saya. Saya malu karena dada saya berdegup, dan saya mulai menciumi rambutnya. Dia membalas dengan mengecupkan bibirnya ke kaos saya. Saya tarik dia supaya saya dapat mencium bibirnya. Akhirnya kami berpelukan dan dia berada di atas saya. Saya membuka kaos saya, agar badan yang selama ini saya bentuk dapat dipamerkan. Dia mengelus-elus dada saya, perlahan saya masukan tangan saya ke bagian belakang badannya. Lalu saya buka branya yang bernomor 34B+ itu. Saya turunkan dia dan taruh di sisi badan saya. Sambil menciumi lehernya yang sudah mulai banyak tanda biru-biru itu saya buka cardigans-nya. Dan terlihat dadanya yang menyembul itu. Dia lalu mematikan lampu, hingga hanya cahaya TV yang ada. Dia bilang malu karena baru pertama kali.

    Videonya

    Film Bokep

    Sumber
     

Share This Page