Judi Poker Domino 99 Online Agen Poker Domino QQ Online

Agen Poker Domino QQ Online Agen Judi BandarQ Poker Domino Online Indonesia

Agen Togel Nasional Online cyber303.com

Bandar Poker BandarQ Online ituPoker Judi Poker Domino 99 Online

Bola168 Agen Judi Bola, Bandar Bola, Agen Bola, Sbobet, Ibcbet , Piala dunia 2018 Hdpbet.com agen judi online, bandar judi online, Togel Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Bandar Sakong RGOBET PAMANTOGEL Senior Bandar Togel Online Terpercaya + 14 Permainan LIVE CASINO Space Iklan Texaspoker Wigobet

Cerita Sex Perselingkuhan Yang Sesungguhnya

Discussion in 'Cerita Dewasa' started by mayaak, Oct 6, 2018.

  1. mayaak

    mayaak Member

    [​IMG]

    Cerita Sex Perselingkuhan Yang Sesungguhnya – “Semangat amat pak..?” Tanya Bu Ratmi, istri Pak Utet, “Nendangnya jangan kenceng-kenceng, eling encoknya, ntar malah kambuh lagi… hihihihi…”
    “Hak hak hak…Bu’ne-bu’ne… Wong wes jelas keliatan sehat gini kok encok’an…”
    “Hari ini berangkat kerja bareng Neng Citra lagi pak?” Tanya Bu Ratmi lagi sambil menunggingkan pantatnya, mencantelkan bekal Pak Utet, gorengan pisang di gantungan motornya.
    “Ho’oh Bu’ne…”
    “Kok pagi-pagi kamu udah ngaceng aja pak’e?”
    “Hah…? Ngaceng…? Mana…?” Tanya Pak Utet pura-pura tak tahu.
    “Niiiihhhh…” Jawab Bu Ratmi ketus sambil meremas penis besar suaminya dari luar celana, “Kamu ngaceng mbayangin Neng Citra ya…?”
    “Hak hak hak …Mbayangin Neng Citra piye toh? Aku itu ngaceng karena liat bokongmu kuwi loh Bu’ne… Nyangkutin makanan aja sampe nungging-nungging gitu… Semok montoknya pengen dicoblos… ”
    “Beneran pengen nyoblos…?” Tanya Bu Ratmi Manja, “Nih kalo mau nyoblos… ” Goda Bu Ratmi sambil mengangkat belakang dasternya tinggi-tinggi sampai kebatas pinggul. Memamerkan kemulusan pantat bulatnya yang berwarna coklat menggoda.
    “Heeeh…. Kok nggak pake kancut kowe bu..”
    “Hihihi… Ben gampang kalo mau nyoblosnya pak… Yuk buruan…”
    “Kowe iki loh.. Masih diteras kok malah buka-buka daster.. Ntar ada yang liat loh….”
    “Haadeeehhh… Nggak bakalan ada kok…. Khan ini masih subuh… Wes ayo buruan dicoblos… Aku wes siap…” Kata Bu Ratmi yang semakin menaikkan dasternya sambil merentangkan pahanya lebar-lebar. Sengaja memamerkan lubang pantat dan vaginanya yang ditumbuhi rambut lebat.

    Karena posisi garasi motor Pak Utet ada di halaman samping rumah, Bu Ratmi sama sekali tak merasa risih untuk membuka baju. Terlebih dihalaman itu juga terdapat toko kelontong yang berpagar spanduk, membuat mereka berdua merasa aman untuk melakukan persetubuhan diluar ruang.

    “Hak hak hak…. Gatel banget kowe Bu’ne…?”
    “Laaaah… Khan ama suami sendiri gatelnya….Weeeekkk” Ejek Bu Ratmi, “Wes pak… Ayooo..” Ajak Bu Ratmi menggandeng pergelangan tangan Pak Utet ke arah kursi bambu di samping pintu toko.

    Tanpa basa-basi, Pak Utet langsung meladeni permintaan istrinya. Ia lalu mematikan mesin motornya dan menurunkan resleting celananya. Dengan nafas menggebu karena nafsu, Pak Utet segera mengeluarkan penisnya yang sudah mengacung keras dan meminta Bu Ratmi yang sudah duduk di kursi bambu untuk menghisapnya.

    Mengerti permintaan suaminya, Bu Ratmi segera membuka mulutnya dan mulai menghisapi penis Pak Utet. “Sluuurpp.. Kontolmu memang besar banget pak…” Puji Bu Ratmi. Walau sudah menikah lebih dari 10 tahun, Bu Ratmi tetap saja kagum akan kebesaran penis suaminya. Ia bahkan sering memamerkan kehebatan suaminya diranjang kepada rekan gosipnya.
    “Kontol kaya gini nih yang selalu bikin wanita tergila-gila… Sluuurrpp…” Kata Bu Ratmi tante sambil terus menjilati dan mengocok penis Pak Utet
    “Wuenak banget Bu’ne..”

    Bu Ratmi lalu menurunkan tali dasternya dan mengeluarkan payudara besarnya yang berwarna sawo matang. Dengan ganas, Bu Ratmi lalu menggosok-gosokkan penis suaminya di payudaranya. Melumat lembut batang kebanggaan suaminya itu dengan daging bulatnya.
    “Ouuuugh.. Bu’neeeee.. Nikmat bangettt….” Desah Pak Utet sambil bersandar memegangi dinding toko.

    Tiba-tiba Bu Ratmi menghentikan kegiatannya, ia lalu merebahkan diri di atas kursi mambu lalu mengarahkan penis Pak Utet ke vaginanya.
    “Wes… Ayo Pak….Cepet… Entotin aku pak…” Kata Bu Ratmi tak sabaran.

    Tanpa diperintah lagi, Pak Utet langsung menancapkan kepala penisnya dibibir vagina Bu Ratmi.
    “Oooughh..”, teriak Bu Ratmi.
    “Kenapa Bu’ne..?”.
    “Enak pak…. Penuh banget…. Wes… Ayo terusin..”

    Videonya

    Sumber
     

Share This Page